ABSTRAK
Pergaulan bebas dalam kalangan remaja seperti mahasiswa, semakin meresahkan. Budaya-budaya barat yang tidak sesuai dengan budaya timur dan cenderung bernilai negatif diserap oleh kalangan remaja tanpa memilahnya terlebih dahulu. Nilai keagamaan dan budaya ketimuran perlahan-lahan mulai sirna. Bagi mereka, terlihat lebih ‘keren’ jika bertingkah laku dengan pola kebarat-baratan. Ini membuat masyarakat khawatir dengan masa depan bangsa jika remaja dan mahasiswa yang nanti sebagai penggerak bangsa telah terkikis moralnya. Ada empat faktor utama yang menyebabkan terjadinya pergaulan bebas. Pertama, kegagalan pendidikan agama. Kedua, pergeseran nilai yang terjadi di masyarakat dimana masyarakat diharapkan menjadi media kontrol, namun fungsinya tidak berjalan dengan baik. Ketiga, minimnya keteladanan yang layak dijadikan panutan. Keempat, kurangnya perhatian dan pengawasan orang tua. Remaja merupakan sosok dewasa yang baru matang secara fisik tetapi secara psikologis, mental dan perilakunya masih labil dan mudah dipengaruhi.
Kata kunci: budaya barat, media kontrol, pergaulan bebas

